7 Kebiasaan Penulis Hebat yang Bisa Kamu Tiru untuk Sukses Menulis
Banyak orang bermimpi menjadi penulis hebat, tapi tidak semua tahu bahwa kesuksesan seorang penulis bukan hanya karena bakat, melainkan juga hasil dari kebiasaan yang konsisten. Menulis adalah keterampilan yang terus diasah, dan dengan meniru kebiasaan para penulis hebat, kamu juga bisa meningkatkan kemampuanmu.
Lalu, apa saja kebiasaan penulis hebat yang bisa kamu tiru? Yuk, simak pembahasan berikut.
1. Menulis Setiap Hari, Sekalipun Sedikit
Penulis hebat tidak hanya menunggu inspirasi datang. Mereka membangun disiplin dengan menulis setiap hari, bahkan ketika mood tidak mendukung.
- Bisa dimulai dari 300–500 kata per hari.
- Gunakan jurnal harian atau blog pribadi.
- Jangan takut tulisan jelek, karena yang penting adalah konsistensi.
Kebiasaan ini membuat otak terbiasa menuangkan ide ke dalam kata-kata dan meningkatkan produktivitas menulis.
2. Membaca Lebih Banyak daripada Menulis
Sebelum menjadi penulis yang baik, kamu harus menjadi pembaca yang rakus. Penulis hebat selalu membaca buku dari berbagai genre untuk memperkaya kosakata, memahami gaya penulisan berbeda, dan mendapatkan inspirasi.
Tips:
- Bacalah buku fiksi untuk mengasah imajinasi.
- Baca nonfiksi untuk memperdalam pengetahuan.
- Cobalah membaca karya penulis favoritmu untuk mempelajari teknik mereka.
3. Menetapkan Tujuan yang Jelas
Penulis hebat tidak menulis tanpa arah. Mereka selalu menetapkan target: apakah menulis untuk menyelesaikan buku, menulis artikel, atau hanya memperbaiki keterampilan.
Kamu bisa meniru dengan:
- Membuat target bulanan jumlah kata atau halaman.
- Menentukan deadline untuk menyelesaikan naskah.
- Menetapkan visi jangka panjang, misalnya menerbitkan buku pertama dalam setahun.
4. Selalu Membawa Catatan untuk Menangkap Ide
Inspirasi bisa datang kapan saja, di jalan, saat ngobrol, atau bahkan sebelum tidur. Penulis hebat tidak membiarkan ide itu hilang begitu saja.
Caranya:
- Bawa buku catatan kecil atau gunakan aplikasi catatan di smartphone.
- Catat ide meski hanya berupa satu kalimat singkat.
- Biasakan mengembangkan ide catatan itu menjadi draft tulisan.
5. Tidak Takut dengan Revisi
Banyak penulis pemula merasa karya pertama mereka harus sempurna. Padahal, penulis hebat tahu bahwa draf pertama hanyalah bahan mentah. Mereka berani melakukan revisi berkali-kali untuk menghasilkan tulisan terbaik.
Revisi bukan kegagalan, melainkan bagian penting dari proses kreatif. Dengan revisi, tulisan akan lebih jelas, terstruktur, dan enak dibaca.
6. Disiplin dengan Waktu Menulis
Penulis hebat memperlakukan menulis sebagai rutinitas serius, bukan hanya sekadar hobi. Mereka punya jadwal menulis yang tetap, misalnya pagi sebelum bekerja atau malam sebelum tidur.
Kalau kamu ingin meniru:
- Tentukan jam khusus untuk menulis setiap hari.
- Matikan notifikasi ponsel selama sesi menulis.
- Buat lingkungan yang kondusif, misalnya meja kerja yang rapi dan tenang.
7. Tidak Pernah Berhenti Belajar
Menulis adalah perjalanan panjang. Penulis hebat selalu haus belajar, baik melalui membaca buku tentang teknik menulis, mengikuti kelas, atau berdiskusi dengan komunitas penulis.
Kamu bisa mulai dengan:
- Bergabung ke komunitas menulis online atau offline.
- Mengikuti workshop menulis.
- Belajar dari feedback pembaca dan editor.
Menjadi penulis hebat bukanlah hasil instan. Dibutuhkan disiplin, kebiasaan baik, dan kemauan untuk terus belajar. Dari menulis setiap hari, banyak membaca, hingga disiplin merevisi, semua itu adalah kebiasaan yang bisa ditiru oleh siapa pun yang ingin serius menekuni dunia kepenulisan.
Ingat, setiap penulis hebat juga pernah menjadi pemula. Jadi, jika kamu konsisten menjalani kebiasaan ini, bukan tidak mungkin suatu hari nanti kamu juga akan menjadi penulis yang menginspirasi banyak orang.